12 Widget Android Terbaik Tahun Ini
Beautiful Widget
Menampilkan beragam widget seperti jam kalender, prediksi cuaca dan lain-lain. Ada juga batterai indicator look yang tampil lebih menawan.
Kalangan developer kini tampaknya semakin dimanjakan oleh media online. Hal ini merupakan kabar baik karena mendapatkan wadah untuk bereksperimen tentu akan mendorong lahirnya produk-produk open source baru nantinya.
Mendukung perkembangan open source, kini pihak Twitter turut memberikan sumbangsih tersendiri yang mana baru-baru ini dikabarkan baru saja meluncurkan direktori online yang dapat menampung proyek open source dari para developer. Proyek open source ini baik yang sedang dikerjakan atau telah selesai dikerjakan dan ingin dibagi oleh para developer.
Dari daftar yang disediakan direktori ini tampak cukup mengesankan. Ada berbagai proyek open source dengan bahasa pemrograman Ruby, Scala, Java, C/C++ dan berbagai tools gratis disediakan di sini. Beberapa di antaranya yaitu Cassandra, jaringan penyimpanan Facebook berbasis P2P yang sudah ada sejak tahun 2008 silam. Ada juga Murder, yang merupakan proyek open source yang menggunakan Bittorent. Di bagian bawah proyek open source tersebut terdapat keterangan singkat dan ada ikon Twitter yang dapat menghubungkan Anda dengan bagian layanan Twitter.
Kalangan developer kini tampaknya semakin dimanjakan oleh media online. Hal ini merupakan kabar baik karena mendapatkan wadah untuk bereksperimen tentu akan mendorong lahirnya produk-produk open source baru nantinya.
Mendukung perkembangan open source, kini pihak Twitter turut memberikan sumbangsih tersendiri yang mana baru-baru ini dikabarkan baru saja meluncurkan direktori online yang dapat menampung proyek open source dari para developer. Proyek open source ini baik yang sedang dikerjakan atau telah selesai dikerjakan dan ingin dibagi oleh para developer.
Dari daftar yang disediakan direktori ini tampak cukup mengesankan. Ada berbagai proyek open source dengan bahasa pemrograman Ruby, Scala, Java, C/C++ dan berbagai tools gratis disediakan di sini. Beberapa di antaranya yaitu Cassandra, jaringan penyimpanan Facebook berbasis P2P yang sudah ada sejak tahun 2008 silam. Ada juga Murder, yang merupakan proyek open source yang menggunakan Bittorent. Di bagian bawah proyek open source tersebut terdapat keterangan singkat dan ada ikon Twitter yang dapat menghubungkan Anda dengan bagian layanan Twitter.
Dengan grafis dan mesin animasi yang lebih handal, jQuery secara bertahap telah dipilih lebih dan melebihi Flash untuk menggantikan elemen dinamis dan efek animasi pada situs Web. Mengikuti tren yang ditetapkan oleh komunitas web, Template Monster berada pada jajaran JQuery dan baru-baru ini telah diumumkan suatu kategori khusus yang diluncurkan pada sebuah situs untuk template-template website dengan dukungan jQuery.
Terhitung telah 200 situs web lebih, kategori tersebut menyediakan template web berlisensi komersial yang didukung oleh jQuery JavaScript library. Dengan efek halus dan ringan, jQuery menampilkan diri sebagai alternatif yang nyata bagi intensif CPU, website Flash berukuran besar.
Untuk merayakan peluncuran kategori terbaru ini, diskon 15% khusus akan ditawarkan kepada semua klien untuk memperoleh template-template jQuery terhitung sampai tanggal 4 April 2010. Template-template tersebut dapat dilihat di situs Template Monster tersebut.
David Braun, CEO Template Monster, salah satu perusahaan e-commerce terkemuka di bidang web-desain, mengatakan hal ini tentang usaha terbarunya, “jQuery adalah lebih dari sebuah keputusan yang cerdas karena betapa mudahnya untuk digunakan dan seberapa ringannya”, tambah dia, “Itulah sebabnya kami yakin bahwa itu adalah harta nyata bagi pemirsa kami dan masing-masing dan setiap pelanggan pasti akan menghargai fleksibilitas yang menakjubkan dan kekuatan tatanan Template jQuery terbaru Kami.. “
Ini merupakan kategori terbaru yang akan diluncurkan oleh Template Monster, yang telah membangun ketenaran dengan jajaran teratas template-template HTML dan Flash. Dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan tersebut telah memberanikan diri dalam menjual website berbasis Silverlight, produk-produk CMS Flash, efek audio dan intro film AfterEffect.
Template Monster sepertinya selangkah lebih maju dari kompetitor utamanya, Envato Nerwork, yang juga menjual template-template flash dan HTML berkualitas tinggi, file audio bersama, grafis, film AfterEffect, skrip web dan produk CGI 3D.
Untuk saat ini, Template Monster berdiri tangguh di peringkat Alexa yang saat ini berada di urutan #864. Namun produk Envato terbaik, Theme Forest, telah membuat lompatan 300 posisi ke urutan #875 (terhitung mulai tanggal 2 April 2010). Mengikuti tren ini, dalam beberapa hari mendatang, kemungkinan Envato akan melampaui Template Monster dan merajai pemasaran template web.
Wah Google memang baik hati dalam membagi-bagi teknologinya, setelah GWT yang keren ternyata Google juga telah membeli perusahaan software bernama Instantiations yang membuat software GTW Designer yaitu visual tool untuk membuat aplikasi berbasis GWT (Google Web Toolkit) danb eberapa produk lain seperti WindowBuilder Pro, WindowTester Pro dan CodePro AnalytiX.
Kita lihat satu per satu sekilas yah:
GWT Designer
Software ini merupakan tool berbasis Eclipse yang memungkinkan developer Java membuat aplikasi web yang kaya dengan teknologi Ajax dengan Google Web Toolkit (GTW) lebih cepat.
WindowBuilder Pro
Software ini merupakan tool untuk membuat alikasi window berbasis Swing, SWT, RCP, XWT dan GWT sekaligus menggunakan tool WYSIWYG visual dengan drag drop. Ada Wizard, Editor dan layout inteligen yang membantu menghasilkan kode Java yang bersih di mana desain visual dan kode akan selalu tersinkron.
CodePro AnalytiX
Software ini merupakan tool untuk membantuk analisa kualitas kode dan security untuk meningkatkan kualitas software yang dihasilkan.
WindowTester Pro
Software ini digunakan untuk melakukan test interaksi GUI yang menggunakan framework UI berbasis SWT dan Swing.
Anda bisa mendownload semua software tool java google secara gratis tersebut di :
Serangan virus Malware Flashback pada Apple Macintosh atau Mac dikabarkan terus menigkat. Padahal pihak Apple sudah berusaha menangkis serangan virus tersebut dengan berbagai cara.
Sebelumnya sempat dikabarkan bahwa jumlah Mac yang terinfeksi Malware Flashback berkurang. Tapi pada kenyataannya, jumlah Mac yang terinfeksi BackDoor.Flashback.39 masih terus meningkat hingga mencapai angka 650.000.
Beberapa waktu yang lalu, Symantec memang mengklaim bahwa virus Malware di Mac menurun hingga 600.000 di awal April 2012. Perusahaan asal Amerika Serikat tersebut bahkan mengklaim Apple telah berhasil meredam virus yang terus menghantui para pengguna Mac tersebut.
Tapi menurut data dari Dr. Web, seorang pakar antivirus asal Rusia, jumlah Mac yang terinveksi bukan berkurang, malah mengalami peningkatan dari waktu ke waktu, hingga mencapai 650.000.
Data yang dikeluarkan oleh Kaspersky justru sangat jauhberbeda dengan yang dikeluarkan oleh Symantec dan Dr.Web. menurut Kaspersky, jumlah Mac yang terinfeksi kini hanya tinggal 300.000.
Para peneliti dari Fraunhofer dikabarkan sedang mengembangkan teknologi yang dinamai SmartSense. Teknologi ini diklaim mampu mendeteksi lokasi yang ada di dalam sebuah gedung tanpa bantuan GPS.
Teknologi ini tentu saja sangat membantu anda ketika sedang berada di sebuah mall atau hotel. SmartSense memiliki dua buah sensor yang bisa digabungkan dalam sebuah ponsel. Kedua sensor tersebut adalah Acceleration untuk mengetahui pergerakan ketika berjalan dan magnetic field sensor untuk melacak pergerakan melalui magnit bumi.
Kedua sensor tersebut bila digabungkan dengan peta yang ada di Google maka akan menghasilkan sebuah gambaran peta secara real time seperti peta navigasi.
Kekurangan dari SmartSense adalah anda harus mendownload terlebih dahulu peta sebuah gedung yang ingin anda jelajahi. Tentu saja ini akan sedikit merepotkan para penggunanya. Walaupun bisa saja hal tersebut diakali dengan menggunakan sinyal WiFi.
Sempat dirumorkan akan dijual, kini Bing hadir dengan tampilan baru. Microsoft telah merubah mesin pencari populer miliknya ini menjadi lebih sederhana dan lebih mirip mesin pencari Google.
Josh Constine, selaku pengamat IT menyatakan bahwa langkah yang diambil oleh Microsoft untuk merubah tampilan Bing adalah untuk mengambil keuntungan dari ketidakpuasan pengguna Google terhadap result atau hasil pencarian yang kurang memuaskan di mesin pencari terbesar di dunia tersebut.
Tapi, walaupun hasil pencarian di Google semakin tidak karuan, mesin pencari itu masih menjadi nomor satu di dunia. Constine mengatakan bahwa Microsoft terlalu reaktif terhadap kritikan dan terlalu berlebihan. Dia menambahkan bahwa apapun yang diupayakan oleh Microsoft terhadap Bing, tidak akan merubah status mesin pencarinya. Bahkan Constine menyarankan agar Bing dihilangkan atau di jual ke Facebook.